Perjamuan Kudus III

   TATA IBADAH PERJAMUAN KUDUS

TRIWULAN III

JEMAAT FATUMTASA

PERSIAPAN…………Saat teduh............

PANGGILAN BERIBADAH

J :  (Berdiri dan menyayi PKJ 13: 1, 2 “Kita Masuk RumahNya” do=Es 4 ketuk

          Kita masuk rumahNya berkumpul menyembah kepadaNya 2x

Kita masuk rumahNya berkumpul menyembah kepada Kristus

Menyembah Kristus Tuhan

Lupakanlah dirimu arahkan hatimu kepadaNya 2x

Lupakanlah dirimu arahkan hatimu kepada Kristus

Menyembah Kristus Tuhan

VOTUM & SALAM

P  :  Dalam nama Bapa, Anak dan Roh Kudus.

Kasih karunia menyertai kamu dan damai sejahtera dari Allah. Bapa kita, dan dari Tuhan kita Yesus Kristus yang telah menyerahkan diriNya karena dosa-dosa kita, untuk melepaskan kita dari dunia jahat yang sekarang ini menurut kehendak Allah dan Bapa Kita. Bagi-Nyalah kemulian kekal selama-lamanya, Amin!

J   :  -                                                                                            (duduk)

NAS PEMBIMBING

P  :  Membaca nas, Kolose 3:23-34

J   : Menyanyikan PKJ 14: 1 “Kunyanyikan kasih setia Tuhan”do=c 4 Ketuk

Kunyanyikan kasih setia Tuhan selamana-selamanya

Kunyanyikan kasih setia Tuhan selamanya ku nyanyikan s’lamanya

Kututur kan tak jemu kasih setiaMu, Tuhan

Kututur kan tak jemu kasih setia Mu turun temurun

Kunyanyikan kasih setia Tuhan selamanya-selamanya

Kunyanyikan kasih setia Tuhan selamanya ku nyanyikan s’lamanya

TITAH PERJAMUAN KUDUS

P  : Dengarlah olehmu titah Perjamuan yang Kudus sebagaimana yang disampaikan Rasul Paulus dalam 1 Korintus 11:23-26

“Sebab apa yang telah kuteruskan kepadamu, telah aku terima dari Tuhan, Yaitu, pada malam waktu Ia diserahkan, mengambil roti dan sesudah itu ia mengucapsyukur atasnya; Ia memecah-memecahkanNya dan berkata: “Inilah tubuhKu, yang diserahkan bagi kamu; perbuatlah ini menjadi peringatan akan Aku!”

         Demikian juga Ia mengambil cawan sesudah makan lalu berkata “ Cawan ini adalah Perjanjian Baru yang dimateraikan oleh darahKu; perbuatlah itu setiap kali kamu meminumnya, menjadi peringatan akan Aku!” Sebab setiap kami kamu memakan rito dan meminum cawan ini, kamu memberitahukan kematian Tuhan sampai Ia datang.

PENGAKUAN DOSA

P  : Marilah kita merendahkan diri dihadirat Tuhan dan mengaku segala dosa kita kepadaNya mari kita berdoa:

Kasihilah kami Ya Tuhan menurut kasih setiaMu, hapuskanlah pelanggaran kami menurut rahmatMu yang besar! Bersihkanlah kami seluruhnya dari kesalahan kami dan tahirkanlah kami dari dosa kami! Sebab kami sendiri sadar akan pelanggaran kami,terhadap Bapa sajalah kami telah berdosa dan melakukan apa yang Kau anggap jahat. Bersihkanlah kami dar idosa kami  dengan hisop, maka kami menjadi tahir. Basuhlah kami, maka kami menjadi lebih putih dari salju! Amin

J   : Menyanyi KJ 27: 1,2 “Meski Tak Layak Diriku” do=es 6 ketuk

1. MESKI TAK LAYAK DIRIKU, TETAPI KAR’NA DARAHMU
DAN KAR’NA KAU MEMANGGILKU, ‘KU DATANG, YESUS, PADAMU.
2. SEBAGAIMANA ADANYA JIWAKU SUNGGUH BERCELA,
DARAHMULAH PEMBASUHNYA; ‘KU DATANG, TUHAN, PADAMU.

BERITA ANUGERAH

P  : Setiap orang yang telah mengaku dosa dengan tulus iklas, inilah berita anugerah Allah.” Pada waktu itu Dia telah menyelamatkan kita, bukan karena perbuatan baik yang telah kita lakukan tetapi karena rahmatNya oleh permandian kelahiran kembali dan oleh pembaharuan yang dikerjakan oleh Roh Kudus.” (Titus 3:5). Sebab Tuhan telah mendamaikan dunia dengan diriNya, dengan perantaraan Kristus, oleh sebab itu biarlah kita diperdamaikan terhadap satu yang lain dengan saling mengampuni serta mengambil bahagian dalam damai sejahtera Allah.

J      : Menyanyikan PKJ 165:1 “Janji Yang Manis” do=as 4 ketuk

                Janji yang manis takkan ku lupakan

                Tak terombang ambing lagi jiwa ku

                Walau lembah hidup ku penuh awan

                Nantikan cerahlah langit diatas ku

                Reff:

                Kau tidakkan aku lupakan

                Aku memimpinmu, Aku membimbingmu

                Kau tidakkan aku lupakan

                Aku penolong mu yakinlah teguh

ARTI PERJAMUAN KUDUS

PF     : Hendaklah dengan tulus kita renungkan, apa yang menjadi dasar Tuhan Yesus memerintahkan Perjamuan Kudus, yaitu: supaya kita menguduskannya dan agar menjadi peringatan akan seluruh wujud kasih dan pengorbanan-Nya. Dalam iman kita mengingat, bahwa Yesus Kristus telah diutus Bapa-Nya ke dalam dunia dan menjadi sama dalam segala hal kecuali dosa. Dari awal sampai akhir hidup-Nya, Ia telah menanggung kutuk dosa kita lewat curahan kasih-Nya yang tak terbandingkan.

Ia telah diikat, supaya kita dilepaskan. Ia dihukum mati, supaya kita yang bersalah dibebaskan dari penghukuman Allah. Ia telah menanggung segala kutuk kita di atas kayu salib agar kita dipenuhi dengan berkat-Nya. Ia telah menyaringkan suara-Nya: “Ya Allah, ya Allah, mengapa Engkau meninggalkan Aku?”. Ya supaya kita diterima oleh Allah dan sekali-kali tidak ditinggalkanNya. Dan Ia telah menamatkan pekerjaan-Nya dengan kematian-Nya waktu berkata: “Sudah genap”. Tetapi Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati dan mengaruniakan pada-nya suatu nama di atas segala nama, supaya dengan nama Yesus itu, segala lutut aan bertelut, dan segala lidah akan mengaku: “Yesus Kristus adalah Tuhan.” Setiap kali kita merayakan perjamuan Kudus,

PF     :  Kita menerima itu selaku tanda dan materai kasih setia-Nya kepada kita. Kita beroleh ketentuan dalam iman, bahwa Ia telah memberi tubuh-Nya dipakukan pada kayu salib, dan menumpahkan darah-Nya, supaya kita dikenyangkan dan disegarkan untuk beroleh hidup yang kekal. Setiap kali kita merayakan Perjamuan Kudus, Kita memberitakan kepada dunia tentang kematian dan kebangkitan Tuhan kita Yesus Kristus. Setiap kali kita merayakan Perjamuan Kudus, Kita merayakan persekutuan kita dengan Allah Tri Tunggal dan juga Persekutuan di antara kita sebagai anggota-anggota dari satu tubuh. Kita merayakan Perjamuan Kudus sambil percaya akan janji Tuhan kita Yesus Kristus seperti tertulis dalam Injil Matius demikian bunyinya: Akan tetapi Aku berkata kepadamu mulai dari sekarang Aku tidak akan minum lagi hasil pokok anggur ini sampai hari Aku meminumnya, yaitu yang baru bersama-sama kamu dalam Kerajaan Bapa-Ku.” Kalau begitu setiap kali kita makan roti dan minum anggur dalam Perjamuan Kudus, sebenarnya itu merupakan suatu tanda dan kasih setia Tuhan kita Yesus Kristus kepada kita.

J        : Menyanyi KJ 387:1KU  HERAN ALLAH  MAU  MEMBERIdo=es 4 ketuk

Ku  heran  Allah  mau  membri  rahmatnya  padaku, dan  Kristus  sudi  menebus  yang hina  bagaiku

                   Namun  ku  tahu  yang  ku  percaya , dan  aku  yakin  kan kuasanya  IA  menjaga  yang  ku  taruhkan  hingga  harinya  kelak.

DOA

PF    :        Ya Bapa penuh dengan kasih setia, kami mohon kepadaMu, agar di dalam Perjamuan Kudus ini, Engkau bekerja oleh Roh Mu d dalam hati kami, agar dengan iman, kami mempersembahkan tubuh kami mejadi korban yang hidup kudus dan berkenan kepada Mu. Kenyangkanlah dan segarkanlah hati kami yang menanggug berat dengan roti hidup. Kuatkanlah kami supaya kami tidak lagi hidup dalam dosa melainkan Kristus hidup dalam kami dan kami di dalam Kristus. Amin

PENGAKUAN IMAN                                                                        (Jemaat berdiri)

PF     :        Marilah kita mengucapkan pengakuan iman bersama-sama dengan semua orang Kristen di segala tempat dan waktu, demikian:

Semua      :     Aku percaya kepada Allah, Bapa yang Mahakuasa …

Jmt            :     Menyanyi KJ 308:1,2. TUHAN  KAU  KEKAL

  1. Tuhan  kau  kekal, Raja  Hati  kami, kami  tak sesal  ikut  firman Mu,  beriman  Teguh , pada  jalan  damai
  2. Bimbing  kamipun,  dalam  pergumulan,  agar  bertekun sampai  akhirnya  diterang  baka  kami  pandang  Tuhan

(Jemaat duduk))

PELAYANAN SAKRAMEN

Pengarahan Hati:

P       :     Supaya kita dipelihara oleh roti Sorgawi, yakni yesus Kristus, janganlah kita melekat pada roti dan air anggur yang kelihatan itu, tetapi hendaklah hati dan pikiran kita tertuju kepada Yesus Kristus, Roti Hidup itu, yang kepada-nya terangkat segala pengharapan, dan yang dari padaNya tertuang berkat dan kepastian. “Carilah perkara yang di atas di mana Kristus ada duduk di sebelah kanan Allah.”

 J       :     Menyanyi KJ. 372: 1,2 “INGINKAH KAU IKUT TUHAN” do=d 4 Ketuk
1. INGINKAH KAU IKUT TUHAN? PIKUL SALIB! JANGAN BIMBANG,
JANGAN SUNGKAN: IKUT TABIB!
PIKULLAH SALIBMU SAJA, IKUT TERUS; LIHATLAH MAHKOTA
RAJA AGUNG YANG KUDUS!
2. HARUSLAH KAUSANGKAL DIRI: PIKUL SALIB!
DI GODAAN DUNIA INI IKUT TABIB!
PIKULLAH SALIBMU SAJA, IKUT TERUS; LIHATLAH MAHKOTA
RAJA AGUNG YANG KUDUS!

(PF turun dari mimbar, MJ yang betugas mempersiapkan meja) Undangan:

PF     :     Lihatlah, semuanya telah tersedia. Mari kita berdoa

PF     :     Ya Tuhan, kasihanilah kami dan kuatkanlah iman kami oleh Roh Kudus. Amin.

Sakramen

PF     :     (Ambil roti) dan berkata: Roti yang kami pecah-pecahkan menunjukkan pada kita akan Tubuh Kristus yang dipecahkan karena kita.

                         (Ambil Cawan) dan berkata: Cawan minuman ini, menunjukkan pada kita akan darah Kristus yang ditumpahkan karena kita. Karena itu berilah mereka makan dan minum!

                         (roti dan anggur (Kasih di pendamping meja) dan berkata BERILAH DOMBA-DOMBA ALLAH Makan dan Minum. Roti dan Anggur diedarkan  kepada anggota Sidi)

Jem           : Menyanyi KJ. 375 “Saya Mau ikut Yesus”

PF     :        (setelah semua jemaat mendapat roti dan anggur, Pelayan meneruskan dengan berkata:) ADAKAH DOMBA-DOMBA ALLAH YANG BELUM TERLAYANI?

                   (Ambil roti dan diberikan ke pendamping) dan berkata: Ambilah, makanlah, ingatlah, dan percayalah, bahwa Tubuh Tuhan kita Yesus Kristus telah dipecahkan untuk keampunan yang sempurna atas segala dosa kita.

(semua anggota sidi makan roti perjamuan)

                   (Ambil Anggur dan diberikan ke pendamping) dan berkata: Ambilah, minumlah, ingatlah, dan percayalah bahwa darah Tuhan kita, Yesus Kristus telah ditumpahkan untuk keampunan yang sempurna atas segala dosa kita.

(semua anggota sidi minum anggur perjamuan)

J       : Menyanyi KJ 367:1 dst “Padamu Tuhan dan Allahku” (Sambil cawan dikumpulkan)

PEMBACAAN ALKITAB

PF              :     Membaca Alkitab dari Kolose 3:18-25 sebagai Petunjuk Hidup baru, kemudian berkata:

                         “Sejahtera Allah yang melebihi segala akal itu akan mengawali hatimu dan pikiranmu di dalam Kristus Yesus.”

Jmt            :     Menyanyi KJ 364:1 BERSERAH KEPADA YESUS” do=es 4 Ketuk
1. BERSERAH KEPADA YESUS TUBUH, ROH DAN JIWAKU;
KUKASIHI, KUPERCAYA, KUIKUTI DIA T’RUS.
AKU BERSERAH, AKU BERSERAH;
KEPADAMU, JURUS’LAMAT, AKU BERSERAH!

 (MJ bertugas merapihkan meja lalu kembali ke tempat, Pelayan kembali ke mimbar)

PERSEMBAHAN SYUKUR

Dkn           :     Mari kita mengungkapkan syukur dengan hati, mulut dan tangan, sambil mengingat kata Alkitab: “Kristus telah mati untuk semua orang, supaya mereka yang hidup, tidak lagi hidup untuk diri sendiri, tetapi untuk Dia yang telah mati dan telah bangkit untuk mereka.” MARI BERDOA: .......................

Jmt            :     Menyanyikan KJ 363.Bagi Yesus kuserahkan

Bagi yesus kuserahkan,hidupku seluruhNya

Hati dan perbuatanku,pun waktuk ku milikNya

Bagi Yesus semuanya,pun waktuku milikNya

Bagi Yesus semuanya pun wakyuku milikNya

Tanganku kerja bagiNya,kakiku mengikutNya

Mataku memandang Yesus,yang kupuji Dialah

Bagi Yesus semuanya,yang kupuji Dialah

Bagi Yesus semuanya yang kupuji Dialah

Ya Sejak kupandang Yesus,kutinggalkan dosaku

Pada Dia kuterpaut,Dia juruselamatku

Bagi Yesus semuaNya,Dia juruslamatku

Bagi Yesus semuaNya,Dia Juruslamatku

O betapa mengagumkan,maha raja semesta

Mau memanggilku sahabat,akudilindungiNya

Bagi Yesus semuaNya aku dilindungiNya

Bagi yesus semuaNya aku dilindungiNya

DOA SYAFAAT (diakhiri dengan Doa Bapa Kami)

Pengutusan    : Pergilah jadilah saksi tentang kematian dan kebakitan Kristus bagi keselamatan umat manusia dan bagi seluruh ciptaannya.

Jmt            :     berdiri dan menyanyikan NKB 116:1 “SIAPA YANG BERPEGANG” do=f 3 ketuk

Siapa yang berpegang pada sabda Tuhan dan setia mematuhinya

Hidupnya mulia dalam cah’ya baka bersekutu dengan Tuhannya

Reff: Percayala dan pegang sabdanya

Hidupmu dalam Yesus, Sungguh bahagia!

BERKAT

PF              :     Pulanglah ke tempat saudara masing-masing. Jadilah saksi Tuhan di tempat saudara/i berada. Untuk itu terimalah berkat Tuhan.

                         “Tuhan memberkati saudara dan melindungi saudara. Tuhan menyinari saudara dengan wajahNya dan memberi saudara kasih karunia. Tuhan menghadapkan wajah-Nya dan memberi saudara damai sejahtera. Amin.”

Jmt            :     Menyanyi A – min, a – min, a – min.

*Saat teduh

*MENYANYIKAN Hidup Yang Berkenan Kepada Allah